Advertisements
Advertisements

20120604103959411Palembang, 13/10 (ANTARA) – Harga karet bersih kualitas ekspor pada tingkat pabrik kadar 90 persen di Palembang, Rabu, tercatat Rp30.458 per kilogram, atau naik dibandingkan pekan lalu yang hanya Rp28.154.

Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatera Selatan H Awie Aman di Palembang mengatakan bahwa harga karet kualitas ekspor dalam beberapa bulan terakhir ini tidak stabil atau selalu terjadi naik, kemudian turun lagi dan seterusnya.

Menurut dia, pada awal pekan lalu saja harga karet jenis tersebut tercatat kisaran Rp28.193 per kg, dan akhir pekan lalu turun tipis hanya dihargai Rp28.154 per kg, kemudian sekarang kembali naik menjadi Rp30.458 per kg.

Dikemukakannya, belum stabilnya harga karet tersebut karena pengaruh pasaran di luar negeri, sehingga pada perdagangan dalam negeri terutama di Sumsel ikut menyesuaikan.

Mengenai volume ekspor, menurut Awie, ekspor salah satu komoditas andalan Sumsel itu rata-rata tiap bulan antara 60.000 hingga 70.000 ton.

Ia menambahkan, karet yang dijual kepada belasan pengusaha pabrik pengolahan anggota Gapkindo Sumsel di Palembang, selama ini didatangkan pedagang pengumpul dari beberapa daerah penghasil di provinsi tersebut, termasuk karet lelang melalui Koperasi Unit Desa setempat.

Karet yang dipasok ke pabrik pengolahan di Palembang itu, adalah berasal dari hasil perkebunan dikelola perusahaan besar swasta nasional dan swasta asing, serta sebagian diusahakan oleh petani secara tradisional pada beberapa daerah penghasil.

Sejumlah daerah sentra perkebunan karet di Sumsel itu berdasarkan data Dinas Perkebunan setempat menyebutkan antara lain di Kabupaten Muaraenim, Lahat, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu dan Kabupaten Musi Rawas dengan total luas hampir mencapai satu juta hektare.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel H Eppy Mirza, sebelumnya menatakan total ekspor nonmigas provinsi tersebut priode Januari-Juni 2010 saja menghasilkan devisa 1,352 miliar dolar AS dengan volume 3.009.111 ton.

Dikatakannya, dari total ekspor nonmigas Sumsel itu, komoditas penyumbang devisa terbesar adalah karet mencapai nilai 943,926 juta dolar AS.

Sedangkan negara tujuan ekspor nonmigas Sumsel priode Januari-Juni 2010 tercatat sebanyak 51 negara, antara lain ke China, Amerika Serikat, Jepang, Brasil, India, Malaysia, Jerman, Kanada, Turki, Thailand, Belanda, Afrika Selatan, Vietnam dan Singapura.

Incoming search terms:

  • harga karet terbaru
  • harga getah karet terbaru
  • harga getah terbaru
  • harga getah karet di palembang
  • harga karet terbaru 2013
  • harga getah di palembang
  • harga getah di palembang bulan januari
  • harga getah di malaysia mingguan
  • www harga getah mingguan
  • harga karet bersih palembang