JAKARTA (Pos Kota) – Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel memastikan, stok pasar untuk bahan pangan menjelang akhir 2014 relatif stabil. Namun diakuinya, masih ada kenaikan harga beberapa bahan pangan sebagaimana biasa terjadi menjelang Natal, akhir tahun, juga hari lebaran.

Kendati demikian harga cabai akan kembali normal Februari 2015 karena kembali memasuki masa panen cabai. “Yang paling tinggi kenaikan harganya adalah komoditas cabe karena disebabkan oleh faktor suply. Tetapi menurut informasi di daerah Aceh dan Jawa Tengah sudah mulai panen cabe, dan itu nanti bisa mengatasi masalah stok cabe di pasar,” kata Rahmat Gobel ,Kamis (4/12).

Untuk harga sembako yang lain masih relatif stabil. “Kalau yang lain seperti telur turun, daging stabil, daging ayam turun. Kalau beras saya kira pasti nggak ada perubahan, stabil,”ujar Rahmat.

Advertisements

Kata dia potensi kenaikan inflasi dari bahan pokok tidak terlalu besar. Dan oleh sebab itu menurut Rahmat, yang paling penting saat ini bagi Kementerian Perdagangan (Kemendag) adalah Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementrian Perindustrian untuk bisa mengelola bahan mentah cabe-cabe tersebut agar bisa menekan jumlah pemintaan lebih sedikit untuk cabe.

“Seperti indutri kecil dan menengah untuk membuat sambal Nusantara dari Sabang sampai Merauke itu rasa berbeda-beda, jadi kita tidak setiap tahun terlalu pusing pengadaan suply cabe. Justru harus kita dorong industrinya dan petani-petani untuk menggunakan teknologi spy hasil produksinya bisa bertahan selama setahun seperti pengaruh cuaca,” tutur Rahmat.

Rahmat mengemukakan, menjelang akhir tahun ini potensi inflasi yang paling tinggi adalah untuk cabe dan beras. Untuk menghindari agar harga tidak terlalu tinggi, menurut Mendag, akan dilakukan operasi pasar sebanyak 100 –200 ribu ton.

(lina/sir)

Advertisements