Advertisements

JAYAPURA – Dinas Perkebunan Provinsi Papua, Jhon D. Nahumury, meminta agar para investor  perkebunan kelapa sawit di Papua untuk membangun pabrik pengolahannya tidak hanya mengahasilkan minyak sawit mentah (CPO) saja.

“Kaitan dengan investasi perkebunan, sesuai dengan kebijakan Gubernur Papua Lukas Enembe yaitu, tanam, petik, olah dan jual di Papua, maka kami berharap bahwa investor perkebunan yang ada di Papua tidak hanya mengeluarkan kelapa sawit dari Papua dalam bentuk CPO saja, tetapi harus bangun industri hilir di Papua,” katanya Rabu (8/4/2015), seperti dilansir Antara.

Advertisements

Ia menjelaskan, segala bentuk investasi yang ada di Papua harus di intervensi pemerintah agar memberikan dampak sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Papua.

“Kalau ada investor baru kita akan wajibkan mereka untuk memproduksi produk turunan CPO di Papua, agar jadi industri,” jelasnya.

Lanjutnya Nahumury menegaskan, investor harus bangun produk turunan dari minyak kelapa sawit seperti minyak goreng, mentega, sabun dan produk olahan lainnya. “Kalau kita memberikan izin perkebunan kepada investor, kita harapkan bukan hanya CPO saja yang dihasilkan, tapi juga ada produk turunannya,” tegasnya. (T3)

Advertisements