Advertisements

AIRGEGAS – Rencana PT Gemilang Cahaya Mentari untuk membangun pabrik pengolaan minyak sawit mentah (CPO) di Desa Nangka, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, tidak mendapat dukungan dari warga sekitar.

Hal ini dapat diliat dari batalnya acara sosialisasi rencana pembangunan pabrik CPO oleh perusahan, pada Kamis (9/4/2015). Batalnya acara lantaran hanya beberapa peserta sosialisasi saja yang hadir, sehingga manajemen perusahaan memutuskan untuk membatalkan sosialisasi ketiga yang digelar di Kantor Camat Airgegas.

Advertisements

Batalnya acara tersebut dibenarkan oleh Camat Airgegas, Zainudin. “Iya ada sosialisasi, tapi batal karena banyak undangan yang tidak hadir. Kita tidak tahu siapa saja yang diundang, karena yang mengundang pihak perusahaan,” terangnya kepada Rakyat Pos.

Sementara kata Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Nangka, Alimas, ketidakhadiran puluhan undangan tersebut dalam acara sosialisasi merupakan bentuk penolakan yang disampaikan masyarakat Desa Nangka.

Ia menjelaskan, penolakan yang dilakukan warga lantara saat ini hutan masyarakat desa sudah semakin sempit. Jadi dengan hadirnya perusahaan sawit, tentunya akan memakan lahan hutan desa. (T3)

Advertisements