Advertisements

 JAKARTA –  Pemerintah bakal mewajibkan minyak goreng sawit dikemas dan berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI) mulai 27 Maret 2016. Ini guna menjamin menjamin higienitas, terpenuhinya hak konsumen, dan kestabilan harga minyak goreng.

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menuturkan, menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu membeli minyak goreng sawit dalam kemasan yang berlabel dan bertanda SNI.

Advertisements

seperti diberitakan Antara,Rachmat Gobel juga membuka bazar murah minyak goreng diselenggarakan Sinar Mas di kantor sekretariat RW-09, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Dalam acara itu, Sinar Mas menyediakan 5 ribu liter minyak goreng kemasan. Dijual dengan harga Rp 9 ribu per liter, lebih rendah dari harga normal di pasar Rp 15 ribu/liter.  “Kegiatan bazar murah minyak goreng diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya. (T2)

 

Advertisements