Advertisements

Sebagai seoarang planter setiap hari pasti bergelut dengan kendaraan transportasi khususnya untuk pengangkutan, jadi menjadi cukup penting untuk mengetahui berbagai hal seputar kendaraan. Nah, pada bagian depan truk biasanya tertulis PS hal ini cukup membuat penulis penasaran sehinngga melahirkan tulisan ini. Sebelum membahas apa itu horse power, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu kerja dan tenaga. Secara umum, ketika ada sebuah benda diam digerakkan/dipindahkan pada jarak (distance) tertentu dengan menggunakan gaya (force) tertentu pula, maka hasil dari kedua hal tersebut (jarak dan gaya) dinamakan dengan “kerja” (work).

Pengertian HP atau PS Pada Kendaraan

Dari keterangan tersebut, kerja dapat didefinisikan melalui formula berikut ini:

Advertisements

Kerja = Gaya x Jarak

W = F x D

dimana:

W = Work

F = Force

D = Distance

Sedangkan ketika “waktu” (time) dikenakan atau diperhitungkan pada suatu kerja, maka hal ini dinamakan dengan “tenaga” atau sering disebut juga dengan “power”. Sebuah mesin dengan tenaga yang besar dapat melakukan kerja dalam waktu yang singkat, sebaliknya sebuah mesin dengan tenaga yang kecil dapat melakukan kerja tersebut dengan waktu yang lebih panjang.

Tenaga dapat diformulasikan sebagai berikut: 

Tenaga = Kerja : Waktu

P = W : t

P = F x D / t

Dimana:

P = Power

t = Time

Sekarang mari kita hubungkan dengan istilah horsepower. Dalam bahasa Indonesia “horse power” berarti “tenaga kuda atau daya kuda”. Istilah horsepower sendiri pertama kali dikemukakan oleh seorang insinyur yang bernama James Watt (1736-1819). Ia cukup terkenal dalam bidang pengembangan mesin uap (steam engine). Pada tahun 1782 Ia melakukan suatu uji coba terhadap seekor kuda pony yang bekerja untuk mengangkut batubara pada sebuah pertambangan. James Watt memilki keinginan untuk mengetahui berapa besarnya kekuatan yang dimilki oleh kuda tersebut. Dari hasil uji coba ternyata diketahui bahwa rata-rata seekor kuda pony mampu mengangkut beban seberat 22.000 foot-pound dalam setiap satu menit. Kemudian Ia menaikkan lagi angka tersebut hingga 50%, dan menetapkan bahwa besarnya ukuran 1 “tenaga kuda” (“horsepower“) adalah 33.000 foot-pound dalam satu menit. Hasil ketetapan tersebut hingga saat ini masih digunakan untuk menentukan standar dari sebuah kemampuan suatu alat (misal: truck, bus, mobil, dan lain-lain).

horse power

Dari ilustrasi gambar diatas, dapat dikatakan bahwa seekor kuda akan mengeluarkan tenaga sebesar 1 horse power untuk dapat menarik beban seberat 33.000 ponds setinggi 1 feet dalam waktu 1 menit, atau dengan beban seberat 330 pounds dapat ditarik setinggi 100 feet dalam waktu 1 menit.

Seiring perkembangan zaman, penyebutan Horse Power (hp) berlaku untuk Amerika dan Inggris. Horse power menurut standar British sama dengan yang telah dikemukakan oleh James Watt. Berikut ini adalah satuan horse power menurut British horse power.

1 HP = 33.000 ft.lb/ min

1 HP = 550 ft.lb/ sec

1 HP = 550 x 0,3048 x 0,4536 m.kg/ sec

1 HP = 76,04 kg.m/ sec

1 HP = 76,04 x 9,81 kg.m2/ s3

1 HP = 745,69 Watt

Dimana:

1 menit = 60 detik (s)

1 ft. = 0,3048 m

1 lb. = 0,4536 kg

g = 9,81 m/s2

1 W = 1 j/s = 1 n/s = 1 (kg.m/s2).(m/s)

Sedangkan horse power menurut standar Metric horse power, diartikan sebagai berikut:

1 PS adalah gaya yang dibutuhkan untuk menggerakkan benda seberat 75 kg sejauh 1 meter dalam waktu 1 detik.

1 PS = 75 kg.m/s

1 PS = 735,5 W

British horse power digunakan di negara Inggris dan persemakmurannya, sedangkan Metric horse power diawali penggunaannya di negara Jerman pada abad ke 19 dan menjadi populer hingga menyebar keseluruh kawasan Eropa dan Asia.

Beberapa variasi satuan digunakan untuk mengartikan definisi dari Metric horse power ini, diantaranya:

pk = paarden kracht (Belanda)

hk = hastkraft (Swedia)

hv = hevosvoima (Finlandia)

dk = daya kuda (Indonesia)

Yang kesemuanya, berarti “horse power” dalam bahasa Inggris. Satuan-satuan tersebut mempunyai besaran yang sama dengan PS.

Beda cara penyebutan, namun memiliki maksud sama. Ada juga isilah bhp (brake horse power) yang berarti keluaran tenaga murni mesin tanpa mempertimbangkan kehilangan tenaga akibat alternator, AC, termasuk transmisi dan kopling.

Namun agar lebih seragam dan tidak membingungkan, sekarang ini diputuskan bahwa 1 hp sama dengan. 7746 watt walau tidak semua negara langsung mengadopsinya. Misal tenaga mesin mencapai 100 dk, artinya tenaga tersebut sama dengan 74.600 watt. Torsi sendiri merupakan satuan tenaga yang sebenarnya untuk mengukur gaya puntir. Contohnya torsi sebesar 1 Nm adalah gaya puntir yang dibutuhkan untuk menopang beban sebesar satu pound pada sebuah bidang horizontal tanpa bobot sejauh 1 foot dari pusat.

Sesungguhnya, saat mengukur tenaga mesin pada mesin dynamometer, yang diukur ialah besaran torsinya. Baru setelah itu dikonversi ke daya kuda. Rumusnya daya kuda = (torsi x putaran mesin)/5252. Jadi dk ialah satuan yang digunakan untuk mengukur daya yang dihasilkan oleh torsi tersebut pada putaran mesin tertentu. Lalu apakah yang lebih berpengaruh untuk kondisi pengendaraan sehari-hari? Tentu tergantung cara berkendara masing-masing.

Dengan kata lain, dalam arti yang mudah, torsi menetukan kemampuan akselerasi kendaraan, sedangkan tenaga mesin lebih menentukan kecepatan tertinggi yang bisa dicapai. Bayangkan, sebuah truk dan sportscar yang masing-masing bertenaga sama 1.000 dk. Tanpa mempertimbangkan bobot kendaraan, sebuah truk tentu akan lebih kuat mengangkut beban berat dengan kecepatan rendah daripada sporstcar yang lebih mementingkan pencapaian top speed.

Perumpamaan sederhana ketika kita mengayuh sepeda, saat start awal pedal terasa berat (torsi besar), namun begitu sudah berjalan dengan kecepatan tinggi (tenaga mesin), kekuatan kayuhan tentu sudah jauh berkurang. Begitu pula saat memilih mobil baru, saat membaca brosur perhatikan keseimbangan besaran torsi dengan tenaga yang dihasilkan oleh mesin.

Penjelasan lebih lanjut…

DK = Daya Kuda ( bahasa indonesia ) Besarnya daya yang dapat dihasilkan oleh putaran roda kendaraan.

PS = Pferdestarke ( bahasa Jerman ) Jika dalam bahasa indonesia Kuat Kuda/tenaga kuda

HP = Horse Power ( bahasa Inggris )

BHP = brake horse power (bahasa Inggris) Besarnya daya yang dapat dihasilkan langsung dari putaran yang dikeluarkan oleh mesin.

PK : Paarden Kracht ( bahasa Belanda ) Jika dalam bahasa indonesia artinya daya kuda.

1 HP tidak sama persis dengan 1 PS

1 PS = 0.986320070619514 HP atau 1 HP = 1.01386966542402 PS

Perbedaan tersebut hanya masalah konversi dan kebiasaan penggunaan satuan daya saja. Ilmuan Jerman dan Negara eropa lainnya lebih suka pakai satuan PS, sedangkan Amerika dan Inggris umumnya pakai satuan HP.

Tapi kalo BHP vs HP atau BHP vs PS jelas beda. bukan masalah konversi satuan lagi, tapi beda di titik pengukuran. Kalau BHP itu mengukurnya langsung di mesin atau dari poros kruk as, sedangkan PS dan HP pengukurnya dari putaran roda. Dengan BHP kita akan mengetahui tenaga murni sebuah mesin tanpa adanya loss power karena kerugian gesekan ban, girboks transmisi dsb. Selain tenaga mesin, ada juga torsi mesin. Satuan-satuan torsi yang lazim kita temui yaitu Nm, Kgf.m & lbf.ft.

Berikut Perbandingannya

– 1 HP = 0,735 KW

– 1 KW = 1,34 HP

– 1 PS / PK = 0,98 HP

– 1 PS / PK = 0,74 KW

– 1 KW = 1,36 PS

– 1 HP = 1,01 PS

– 1 Nm = 0,74 lbf.ft

– 1 Nm = 0,1 Kgf.m

– 1 lbf.ft = 0,14 Kgf.m

– 1 Kgf.m = 7,23 lbf.ft

Advertisements