JAKARTA – Ketua Komite Tetap Energi Baru Terbarukan (EBT) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Harry Salman Sohar mengungkapkan, masih banyak hambatan dalam mengembangkan bioenergi sebagai energi baru terbarukan.

Menurutnya kendala itu tidak hanya dari regulasi terkait infrastruktur saja, tetapi juga sulitnya mendapatkan pendanaan dari perbankan. Apalagi dengan dolar yang terus naik. “Seharusnya perbankan bantu pengusaha, karena renewable energy ini kan banyak di daerah-daerah,” ujarnya di Jakarta, belum lama ini.

Dikatakan Harry bahwa pengusaha itu butuh keringanan pajak dan insentif lainnya untuk dapat mengembangkan bioenergi, karena nantinya hasil yang diberikan j

Advertisements
Advertisements