INFO SAWIT, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau berharap agar pemerintah pusat mengoptimalkan realisasi penggunaan biodiesel 15% (B15), setelah nilai eksor minyak sawit mentah (CPO) Riau tercatat rendah.

Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman, seperti dicatat Bertuah Pos, Rabu (3/5/2015), ada banyak hal yang akan diuntungkan kalau mandatori biodisel itu berjalan maksimal. Terutama disaat kondisi harga minyak dunia rendah. Setidaknya 10 sampai 15% CPO Riau bisa terserap ke pasar domestik.
“Kami mendorong pemerintah pusat dan perusahaan untuk menambahkan hilirisasi lebih banyak dari hasil CPO. Banyak keuntungan yang akan diperoleh negara jika ini tercapai. apalagi kalau optimalisasi

Advertisements
Advertisements