SUKABUMI (Pos Kota) – Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Polres Sukabumi Kota menyebar intelijen untuk mengawasi ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, terutama dalam lalulintas angkutan berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat dari luar daerah yang masuk ke wilayah Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Diki Budiman menyatakan, pengawasan distribusi bahan pokok masyarakat kita lakukan secara intensif. Untuk pengawasan itu, pihaknya sudah menyebar intelijen.

Di lain sisi, untuk mengantisipasi dugaan bakal terjadinya aksi penimbunan menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Diki mengaku, sudah melakukan berbagai upaya. Utamanya pengawasan ketersediaan elpiji 3 kg dan 12 kg yang dikhawatirkan mengalami kelangkaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Advertisements

“Secara umum dari hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat masih aman terkendali, termasuk harga juga tidak mengalami lonjakan signifikan,” ucapnya.

Berdasarkan grafik perkembangan harga bahan pokok dan bahan penting lainnya yang diperoleh dari Diskoperindag Kota Sukabumi per 1 Juni rata-rata masih relatif stabil.

Pada komoditas beras, misalnya, jenis Ciherang masih berkisar di level Rp9.600 per kilogram, jenis IR64 kualitas I (Jampang) berada pada angka Rp8.200 per kilogram, dan jenis IR64 kualitas II (Jampang) berada pada angka Rp8.000 per kilogram.

Begitu juga pada jenis daging-dagingnya di mana harganya masih stabil. Daging sapi Rp95.000 per kilogram, daging kambing Rp110 ribu per kilogram, daging ayam broiler Rp30 ribu per kilogram, dan daging ayam kampung Rp45 ribu per ekor.

Sementara pada jenis sayuran, harga bawang merah dan cabai merah turun Rp7.000 dari semula Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp28 ribu per kilogram. Cabai rawit merah masih stabil di angka Rp24 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau turun Rp2.000 per kilogram dari semula Rp20 ribu per kilogram menjadi Rp18 ribu per kilogram.
(sule/sir)

Advertisements