BANDUNG (Pos Kota) – Puasa pekan pertama, belasan pedagang di pasar tradisional di Kota Bandung, menjerit menyusul harga cabai dan bawang merah balapan naik dan terus meroket. Sabtu (20/6) harga cabai rata naik hingga menembus level Rp 45 ribu perkilogram.

“ Pasokan kurang, pemicu naiknya harga cabai,“ kata Dedi,42, seorang pedagang di Pasar Tradisional Cikuta, Bandung. Ia memjelaskan, naiknya harga cabai terjadi pasca munggahan Ramadhgan kemarin.

Berdasar catatan kata dia, harga cabai hijau (cengek) kini Rp42.000 perkilogram dari semua Rp36 ribu perkilogram. Cabai merah semula Rp40 ribu, kini merangkak naik menjadi Rp45 ribu perkilogram, dan cabai merah kriting dari Rp34 ribu perkilogram kini merangkan menjadi Rp40 ribu perkilogram. “ Kemarau panjang merupakan penyebab naiknya cabai,“ ucap dia.

Advertisements

LEVEl RP 46 RIBU

Selain cabai, kenailkan pun menular ke bawang merah. Di pasar tradisional di Kota Bandung bawah merah kini bertengkr di level Rp46 ribu perkilogram. Harga ini mengakibatkan pedagang enggan menjual bawang sehingga kondisinya langka.

“ Bawang merah mahal sejak menjelang munggahan. Hingga kini belum turun,“ kata Onih,36, seoirang pedagang di pasar tradisonal Cicahem Bandung, Sabtu (20/6).

Ia menduga mahalnya harga bawang merah lantaran adanya kemarau yang panjang sehingga pasokan dari Jawa Tengah dan dari Bandung  pun  berkurang. (dono/yo)

Advertisements