KOJA (Pos Kota) – Sejumlah bahan baku untuk masakan khas Lebaran harganya meroket tak terkendali. Bahkan kenaikan harga seperti cabai sangat mencekek warga masyarakat karena hingga 100 persen.

Seperti di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara,  cabe, buncis, kacang panjang naik hingga 100 persen. Bukan hanya itu dalam satu minggu terakhir ini kenaikan harga sudah terjadi empat kali. Begitu pula dengan harga daging dan ayam kampung, keduanya masih terus naik.

Bayu, 22,pedagang sayur mayur di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara,  mengatakan,  harga meningkat sejak, Selasa  (14/7) dinihari. Bahkan hingga  jelang Selasa petang harga terus naik, seperti cabe dari rata-rata harga Rp 30 ribu sekarang mencapai 60 ribu/kg, buncis dari sebelumnya Rp 10 ribu menjadi Rp 20 ribu.

Advertisements

“Kacang panjang dari Rp 12 ribu sekarang Rp 25 ribu. Kalau cabe rawit dan keriting dari sebelumnya kisaran Rp 30-35 ribu sekarang mencapai Rp 60 ribu. Ini tentu sangat memberatkan warga mengingat kondisi saat ini masyarakat dalam kesulitan ditambah beban hidup yang makin tinggi,” ujarnya.

Sedangkan harga komoditi sayur lainnya cenderung stabil. Seperti harga tomat berada di kisaran Rp 8ribu dan wortel Rp 10/kilogram, serta beberapa komoditi sayuran tidak terjadi kenaikan signifikan.

Pedagang ayam kampung di Pasar Koja Baru, Ayung,68, mengaku, harga terus naik. Dari dua hari satu ekor ayam dapat dibeli  Rp 150 ribu tapi sekarang Rp 170 ribu. “Pusing saya jualnya Pak, semua barang-barang naik. Kalau begini kami masyarakat yang ada di sini benar-benar sangat kasihan,” katanya.

Endang Mandala,50 mengatakan, harga daging sapi kembali naik dari sebelumnya  Rp 140 ribu menjadi Rp 150 ribu/kilogram. Harga daging kambing pun turut naik dari Rp 70 ribu menjadi Rp 110 ribu. “Perkiran kita masih terus akan meningkat. Puncak kenaikan harga mungkin terjadi pada Malam Takbiran nanti,” tandasnya. (Wandi)

Advertisements