KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Seminggu setelah Lebaran, ibu-ibu rumah tangga masih pusing mengatur uang belanja karena masih mahalnya sejumlah komoditi di pasar tradisional. Cabai rawit merah maupun cabai rawit hijau kini dijual Rp60.000 per kilogram (Kg) dan cabai merah keriting Rp45.000/kg.

“Setiap hari kepala tambah puyeng karena harga-harga belanjaan dapur masih mahal saja, padahal penghasilan suami dari kantor sudah 4 tahunan ini tidak ada kenaikan,” keluh Lina, warga Kebayoran Baru, Kamis (23/7).

Dengan membawa duit Rp100.000, ibu empat  anak ini hanya bisa menarik napas panjang karena cuma untuk belanjaan sehari. Ia membeli ayam ras Rp35.000/ekor, minyak goreng curah Rp12.500, telor 1/2 Kg Rp11.000, bumbu dapur, sayuran dan tempe.

Advertisements

Pantauan di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, harga cabai merah sejak tiga hari ini naik rata-rata Rp5.000/kg yakni cabai merah keriting dan cabai merah besar masing-masing Rp45.000/kg, cabai rawit merah dan cabai rawit hijau @ Rp60.000/kg. Sedangkan bawang merah dan bawang putih stabil masing-masing Rp30.000/kg dan Rp25.000/kg.

Menurut pedagang, kenaikan harga cabai karena pasokan dari sejumlah daerah ke Pasar Induk Kramat Jati belum seluruhnya normal usai Lebaran.

“Di daerah pemasok, sebagian pedagang masih dalam suasana Lebaran jadi tetap saja pasokan belum kembali normal sehingga hargapun naik,” ungkap Dicky, pedagang.

Sebaliknya harga beras rata-rata turun Rp250-Rp500/kg. Meliputi jenis IR-1 dari Rp12.000/kg menjadi Rp11.750/kg dan IR-3 Rp11.000/kg dari sebelumnya Rp11.500/kg.

Minyak goreng curah terpantau turun Rp500/kg menjadi Rp12.500/kg. Telor ayam ras turun Rp1.000/kg menjadi Rp20.000/kg, gula pasir stabil Rp13.000/kg, terigu Rp10.000/kg. Daging sapi Rp130.000/kg dan ayam ras naik Rp5.000/ekor menjadi Rp35.000/ekor.

Di kelompok ikan basah juga terjadi kenaikan. Misalnya ikan bandeng naik Rp5.000/kg menjadi Rp40.000/kg, ikan mas Rp35.000/kg dan ikan lele menjadi Rp27.000/kg. (Rachmi)

Advertisements