JAKARTA (Pos Kota)-Harga cabe melambung Perum Bulog bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menggelontorkan 4 ton cabai rawit dengan harga murah di Pasar Induk KramatjJati, Jakarta Timur.

Jika harga di pasaran saat ini berkisar Rp 100 ribu per kilogram maka Bulog hanya menjualnya berkisar Rp 20 ribu higga rp 30 ribu saja.

“Ini merupakan bagian dari operasi pasar cabai yang kami lakukan demi mengendalikan harga dan meringankan beban hidup masyarakat,” kata Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Djarot Kusumayakti di Pasar Kramat Jati, kemarin.

Advertisements

Menurut Djarot, operasi pasar tersebut dilakukan karena harga cabai rawit yang mengalami fluktuasi. Bahkan, di pasar tradisional harga cabai berada di kisaran Rp 70 ribu hingga Rp 100.000 ribu per kilogram (kg).
Harga cabai terutama cabe rawit merah sangat memprihatinkan. Dia sendiri mengaku tidak bermaksud mengintervensi secara membabi buta sehingga merugikan petani. Namun Bulog mencoba membuat pasar alternatif dengan harapan harga itu berada dalam kondisi normal.

Harga cabai rawit dalam operasi pasar kemarin kemarin dijual dengan kisaran harga Rp20 hingga Rp40 per kg. Nantinya, harga akan disesuaikan dengan harga pasar yang ada.

Dalam operasi pasar Bulog menjual 2 jenis cabai yakni cabai hijau/putih dan cabe rawit merah . Untuk cabe rawit hijau atau putih dijual Rp20 ribu perkilogra. Sedangkan cabe rawit merah dijual dengan harga Rp40 ribu per kg.

“Kami berharap secara psikologi akan membuat pasar tenang dan masuk dalam tataran harga wajar,” kata Djarot.
(faisal/sir)

Advertisements