JAKARTA (Pos Kota) – Harga cabai yang tidak stabil, tak membuat Patonah pusing. Wanita pedagang cabai giling ini tetap berjualan seperti biasa tanpa takut kehilangan pelanggan.

Ditemui di Pasar Rawabadak, Jakarta Utara, Minggu (23/8), perempuan 30 tahun ini santai menggiling cabai yang akan dijualnya. Ia mengaku pembelinya kebanyakan pelanggan yang setiap hari datang untuk berbelanja cabai giling dan bumbu jadi buatannya.

Umumnya, pelanggannya adalah pedagang masakan jadi. Karenanya, sebagai sesama pedagang, bisa memaklumi apa yang harus dihadapi saat harga cabai tak juga turun.

Advertisements

Ia juga mengaku tak mencampur cabai giling buatannya dengan bahan lain. Alasannya, ia khawatir pelanggan meninggalkannya bila cabai yang digilingnya tak pedas lagi.

“Pembeli tahu, saya membeli cabai sudah mahal. Jadi, ya harga dinaikkan, menyesuaikan dengan harga cabai,” ujarnya.

Menurutnya, harga Cabai hari ini di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rp65 ribu per Kg. Ia mengaku mengambil untung 10 persen hingga cabai giling dujualnya Rp70 ribu per Kg.

“Tapi ya saya berharap harga bisa stabil, biar nggak repot semuanya,” kata wanita yang telah 30 tahun berjualan cabai dan bumbu giling hingga bisa menyekolahkan enak anaknya hingga ke perguruan tinggi ini. (PNJ-10)

Advertisements