JAKARTA (Pos Kota) – Harga cabai di pasar tradisional hingga Sabtu (22/8) masih mahal. Ini diakibatkan kurangnya pasokan dari daerah penghasil cabai. Bahkan di beberapa tradisional harga  cabai mencapai Rp80.000/kg.

Mengatasi hal itu, Perum Bulog dan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar (OP) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur guna menstabilkan harga cabai yang terus melambung.

OP ini menyediakan sebanyak 10 karung cabe yang perkarungnya terdiri dari 40 kg. Hanya dalam kurun waktu empat jam, pada pukul 10.00 sebanyak 400 kg cabai ludes oleh para pembeli.

Advertisements

“Sistem penjualannya kami batasi, perorang maksimal hanya boleh membeli lima kilogram saja. Tapi karena rata-rata pembelinya ibu rumah tangga, perorang beli satu kilo atau dua kilo saja,” ujar Desy, staf Kementerian Pertanian.

Untuk OP ini, sambung Desy, pihaknya menjual cabe rawit seharga Rp40.000/kg, “Kami jual dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasar pada umumnya, di Pasar Induk Kramat Jati harganya mencapai Rp60.000/kg, besar kemungkinan di pasar tradisional kecil harga cabai menembus Rp70.000 bahkan Rp80.000/kg, agar stabil kembali kita adakan OP ini,” ujarnya kepada poskotanews.com. (PNJ-12/yo)

Advertisements