Jusuf Kalla saat membuka IPOC di BaliJusuf Kalla saat membuka IPOC di BaliAda 4 hal yang harus dilakukan oleh industri kelapa sawit Indonesia yaitu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, devisa yang dihasilkan semuanya disimpan di dalam negeri, memperhatikan lingkungan dan meningkatkan nilai tambah dengan membangun industri hilir. Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menyatakan hal ini ketika membuka Indonesian Palm Oil Conference ke 11 di Bali.

“Industri perkebunan kelapa sawit sangat bernilai dan berharga untuk kita semuanya. Minyak kelapa sawit merupakan salah satu sumber pangan terbesar dunia.Karena Indonesia merupakan produsen terbesar maka Indonesia mempunyai andil yang sangat besar,” katanya.

Advertisements

Industri kelapa sawit juga memberikan pendapatan yang sangat besar bagi negara, perusahaan dan masyarakat. Hal ini membuat industri kelapa sawit sangat penting bagi ekonomi Indonesia. Naik turunnya pendapatan dari kelapa sawit sangat mempengaruhi pendapatan masyarakat, perusahaan dan negara.

Minyak sawit sebagai industri  pangan ikut terimbas juga dengan masalah ekonomi dunia saat ini. Namun dampaknya tidak sebesar industri yang lain karena  jika ada penghematan, pengurangan konsumsi pangan merupakan hal terakhir yang dilakukan. Meskipun kelapa sawit juga menghadapi penurunan harga dan  penurunan ekspor tetapi tidak sebesar pada hasil mineral seperti nikel dan batu bara.

“Industri yang berhubungan dengan pangan akan tetap terjaga karena merupakan kebutuhan pokok manusia. Ini menjadi pegangan kita semua bahwa kebutuhan minyak sawit akan tetap tumbuh sejalan dengan bertambahnya jumlah manusia tiap tahun dan semakin meningkatnya pendapatan. Karena pasarnya tetap tumbuh maka kelapa sawit tetap jadi sumber devisa dan kekuatan ekonomi. Saya tidak ragu akan hal itu,” katanya.

Diharapkan industri kelapa sawit Indonesia kedepan akan semakin baik. Kelapa sawit tidak hanya untuk industri pangan tetapi juga untuk biofuel. “Ada polemik di dunia antara penggunaan untuk pangan atau biofuel. Indonesia sebagai negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar dapat melakukan keduanya dengan pengaturan yang baik,” katanya.

Advertisements