Keputusan pemerintah menjalankan dan mengelola dana minyak sawit akan membawa dampak bagi perkembangan industri minyak sawit di masa depan. Terutama ketika industri minyak sawit menghadapi situasi sulit seperti sekarang. Joko Supriyono, Ketua Umum GAPKI menyatakan hal ini ketika membuka Indonesian Palm Oil Conference yang ke 11.

Indikator berada dalam situasi sulit ditunjukkan dengan harga yang menurun tajam sejak tahun lalu. Kini rata-rata harga CPO dalam periode Januari – Oktober 2015 hanya USD584/ton turun dari USD821/ton pada periode yang sama tahun lalu, atau turun 30%.

Advertisements

Banyak faktor yang menyebabkan harga CPO terus turun sejak tahun 2014 yaitu melemahnya permintaan dari negara importir utama seperti Eropa Timur dan Timur Tengah. Ekspor ke dua kawasan ini menurun 6% dan 17% dalam Januari – Oktober 2015 dibandingkan periode sama tahun lalu.

Menurunnya harga minyak bumi dunia yang memiliki hubungan erat dengan harga CPO. Dalam periode Januari – Oktober 2015 rata-rata harga minyak bumi turun sebesar 50% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

Advertisements