BEKASI (Pos Kota) – Bulan Ramadhan akan datang dalam tiga pekan ke depan. Petani di wilayah Kabupaten Bekasi pun sudah mulai menanam timun suri dan blewah, buah yang selalu menjadi favorit saat buka puasa.

Suandi (55), atau yang akrab dipanggil Kong Suan, adalah satu dari ratusan petani di wilayah Kabupaten Bekasi yang mencoba mengais rejeki nomplok di bulan suci Ramadhan.

“Lah saya emang begini. Tiap mau masuk puasa, harus beralih menanam buah blewah atau timun suri. Karena banyak pedagang yang mau beli buat kebutuhan masyarakat,” ujar petani yang biasanya menanam kangkung, bayam, cabai merah dan cabai rawit kepada Poskotanews.com.

Advertisements

Ditemui di ladang seluas 1 hektar yang bersebelahan dengan Perumahan Villa Gading Harapan (VGH) Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Bekasi Utara, Kong Suan nampak asyik merawat kebun buah blewah dan timun suri yang sudah ditanam sejak dua minggu lalu.

“Nanti pas mau puasa hari pertama, biasanya buah blewah dan timun suri sudah bisa dipanen. Pedagang pun ramai datang ke sini,” tutur pria yang sudah 30 tahun berprofesi sebagai petani itu.

Untuk blewah, Kong Suan, menjual hasil kebunnya dengan harga Rp6000/Kg ke pedagang. Sedangkan timun suri, Rp3000/Kg.

“Hasilnya ya buat kebutuhan Lebaran. Bisa beli baju baru untuk istri, anak dan cucu. Selebihnya ya ditabung, karena habis Lebaran harus punya modal buat tanam bayam dan kangkung,” pungkas pria kelahiran Kampung Kedung Pengawas, Babelan, Bekasi Utara. (santosa/mb)

Advertisements