JAKARTA (Pos Kota) – Kampanye di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mendapat banyak keluhan dari bu-ibu. Mereka mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok mulai dari cabai, bawang, hingga gas 3 kilogram yang mahal akibat langkanya barang.

“Hampir semua ibu-ibu mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok yang saat ini semakin menjadi-jadi. Pemerintah harus segera atas keluhan yang selama ini dilontarkan warga,” katanya, Sabtu (3/12).

Menurutnya, untuk mengatasi persoalan itu, dirinya bersama Anies Baswedan telah menyiapkan salah satu program. Dengan menstabilkan harga dinilai bisa membantu meringankan warga. “Sekarang ini, yang dibutuhkan warga itu adalah untuk biaya hidup. Dengan memberikan bantuan, dinilai bisa meringankan warga yang kurang mampu,” ungkapnya.

Selain membantu warga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, lapangan pekerjaan juga harus segera disiapkan. Dengan menyediakan pekerjaan yang dimulai dari industri kecil hingga ke tingkat kecamatan, pastinya pemasukan warga bertambah dan mereka mampu membeli kebutuhan pokok. “Lapangan kerja saya nilai angka itu sudah dominan. Warga Jakarta susah mendapat pekerjaan yang membuat sulitnya untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ungkapnya.

Atas semua itu, Sandi pun meminta warga untuk memilih pemimpin yang mengerti rakyat kecil. Pemimpin yang mampu diterima masyarakat, bukan kelompok, jadi pemimpin yang peduli dengan semuanya. “Makanya saya akan terus meyakinkan ibu-ibu agar 15 februari mendatang bisa memilih pemimpin yang dapat berguna bagi masyarakat,” tukasnya. (Ifand)

Advertisements

Artikel Terkait Lainnya

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok pangan aman untuk menghadapi Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Selain itu, harga pangan juga dipastikan tidak akan menekan konsumen. Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi  dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang diselenggarakan di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (13/5/2019). “Kami telah berkoordinasi dengan kementerian/lembaga […]

BEKASI  – Harga sembako galam kelompok bumbu dapur cenderung masih tinggi alias mahal. Hal ini terdapat pada golongan bawang yaitu bawang putih kating yang bertahan sebulan belakangan ini Rp60 ribu/kg. Sedangkan bawang putih banci atau biasa hanya Rp45 ribu/kg. “Saking mahalnya bawang putih kating nggak dijual. Adanya banci. Siapa yang mau beli. Emak-emak pada teriak […]

SUKABUMI – Harga komoditi cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Sukabumi, Jawa Barat turun. Dari harga pekan lalu Rp24 ribu per kilogramnya turun Rp6 ribu, kini Rp18 ribu. Penurunan juga dialami harga komoditi cabai rawit merah sebesar Rp4 ribu. Kini harganya Rp28 ribu dari sebelumnya Rp32 ribu per kilogramnya. Begitupun bawang putih impor, […]

JAKARTA – Pedagang ketoprak sejak seminggu belakangan mengurangi takaran bawang putih untuk sepiring dagangan yang dijualnya. Hal itu dilakukan lantaran harga bumbu dapur ini terus meroket sehingga membuat mereka teriak. Slamet, 41, pedagang di wilayah Jatinegara yang mengaku harus sedikit mengurangi takaran bumbu. Pasalnya, harga bawang putih dinilai sudah sangat tinggi dan membuatnya kebingungan. “Beli […]

JAKARTA – Lahan kosong milik Kebun Bibit Pertanian di Jalan Aselih, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan milik Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta yang kosong dimanfaatkan untuk ditanami sayur-sayuran. Ini dilakukan selain mengantisipasi diserobot orang juga untuk menambah perekonomian masyarakat. Fatmawati, 52,warga RW 05 Ciganjur mengaku senang bisa memanfaatkan lahan kosong ini. Sebab […]