BANDUNG (Pos Kota) – Kalangan pedagang di pasar tradisional di Kota Bandung, Jawa Barat, menjerit menyusul harga cabe merah merangsek naik menjadi Rp 100 ribu perkilogram.

Selasa (6/12/2016) para pedagang memilih libur berjualan lantaran cabe selain mahal juga langka.

Seorang pedagang Mimin,40, di Pasar Tradisional Kordon, Kota Bandung, menjelaskan cabai melejit dalam kurun waktu dua pekan. Pekan pertama harga cabai Rp60 ribu perkilogram. Pekan kedua tembus Rp 75 ribu perkilogram dan memasuki pekan keempat harga cabai tembus Rp 100 ribu perkilogram.

Advertisements

“Gile, dalam tempo empat pekan harga cabe semakin pedas,“ tandasnya.

Dugaan kenaikan harga cabe, lanjut Dudun,40, di Pasar Tradisional Cicahem Bandung diduga kuat akibat curah hujan tinggi. Petani mengalami kerugian lantaran panen cabainya tidak maksimal. “ Tak sedikit tanaman cabai tak bisa dipanen karena busuk.”

Akibatnya, lanjut dia, cabai sulit didapat, kemudian kesempatan ini dimanfaatkan oleh para bandar untuk memainkan harga. “ Kami hanya berharap semoga pemerintah segera mengatasi persoalan ini,“ pintanya.

Berdasar pemantauan, mahalnya harga cabai hampir ditasakan oleh para pedagang di pasar tradisonal di Kota Bandung. Dari belasan pasar yang terpantau harga cabai kini rata rata mengalami kenaikan Rp 100 ribu perkilogram.

(dono/sir)

Advertisements