JAKARTA (Pos Kota) – Bareskrim Mabes Polri membongkar penimbunan ratusan ton bawang dan cabai palet di Pergudangan Tunas Perkasa Indonesia, Jalan Marunda Makmur,  Tarumajaya, Bekasi Kabupaten, Jawa Barat.

Selain menimbun impor bawang tersebut tanpa dilengkapi dokumen keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok. Menteri Pertanian Amran Sulaiman, bersama Wakapolri Komjen Syafruddin, Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan, dan Kapolres Jakut Kombes Dwiyono melihat kondisi penimbunan.

Di lokasi kemudian dilakukan pemeriksaan berupa kontainer/peti kemas sebanyak 12 unit. Dalam pemeriksaan itu ditemukan, Bawang Bombay import 128 ton, Bawang Putih 54 ton import dan Cabe Kering 193 palet.

Advertisements

“Kita amankan tiga orang yaitu pemilik gudang, pemilik bawang putih dan sopir truk yang sengaja menahan barang saat harga di pasar sedang naik,” kata Safruddin, Rabu (17/5/2017).

Dikatakan, stok bawang putih digudang itu dipasok dari dua perusahaan yakni PT NBM dan PT LBU sejak bulan April 2017 yang berasal dari Tiongkok dan India.

Terkait komoditas mereka melanggar tiga Undang-Undang (UU) sekaligus, yakniUU RI Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan, UU RI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, UU Nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

(ilham/sir)

Advertisements