Budidaya buncis adalah budidaya tanaman sayuran yang dapat dibudidayakan di seluruh kawasan pertanian atau area lahan yang memenuhi kondisi persyaratan yang diperlukan untuk budidaya buncis. Tanaman budidaya buncis merupakan tanaman sayuran kelompok leguminosa yang ideal dibudidayakan di atas lahan yang terletak pada ketinggian 1000-1500 meter dari permukaan laut dengan suhu 20-25 derajat celcius.

Tanaman budidaya buncis masih dimungkinkan tumbuh di area budidaya yang berada di daerah rendah di bawah 1000 dari ketinggian laut. Tanaman budidaya buncis bahkan masih bisa tumbuh dengan kerendahan hingga 400 meter dari permukaan laut.

Petani budidaya buncis perlu mengenali beberapa faktor-faktor yang mendukung pertumbuhan tanaman. Tanaman budidaya buncis i membutuhkan cahaya matahari yang cukup banyak dengan curah hujan yang sedang. Jika anda hendak ingin membudidayakanya, lebih baik di akhir musim hujan atau awal musim kemarau agar pertumbuhan pada tanaman ini bisa meningkat.

Sayuran budidaya buncis sangat peka sekali dengan genangan air, dengan demikian sangat cocok sekali jika anda membudidayakan pada waktu kemarau. Ini sangat harus diperhatikan karena jika terlalu lama tergenang air maka perakaran buncis akan busuk, dan bahkan tanaman akan layu dan mati. Pada dasarnya air hujan itu tidak baik bagi tanaman ini karena mengandung asam dan ini buruk untuk pertumbuhan selanjutnya.

Tanaman budidaya buncis merupakan tanaman sayuran kelompok leguminosa yang ideal dibudidayakan di atas lahan yang terletak pada ketinggian 1000-1500 meter dari permukaan laut dengan suhu 20-25 derajat celcius. Foto: extension.uga.edu

Mengenal Jenis Tanaman Budidaya Buncis

Ada dua jenis tanaman budidaya buncis yaitu tumbuhnya merambat dan tegak. Tanaman budidaya buncis yang berjenis merambat dapat tumbuh mencapai hingga 2 meter. Sedangkan tanaman budidaya buncis yang tegak memiliki ketinggian tumbuh mencapai 60 cm.

Kedua jenis tanaman budidaya buncis ini memiliki keunggulan masing-masing, tergantung anda untuk memilihnya jenis apa yang cocok di lahan anda.

Jika anda memilih jenis tanaman budidaya buncis yang merambat biasanya mudah rebah, untuk mengatasi hal itu anda harus menambahkan sedikit biaya untuk memasang lanjiran atau ajir.

Sedangkan jenis tanaman budidaya buncis yang tegak tidak membutuhkan ajir karena terbilang pendek maka hal ini bisa menghemat pengeluaran anda untuk membeli ajir.

Mengenal Lahan Budidaya Buncis

Pengolahan lahan budidaya buncis adalah langkah yang dilakukan sebelum memulai penanaman benih di area lahan. Pengolahan lahan diawali dengan pembersihan lahan dari tanaman dan rumput pengganggu hingga pencangkulan dan penggemburan tanah.

Setelahnya, siapkan bedengan berukuran sedang yaitu lebar 1 meter tinggi 20-30 cm dan dan jarak tanam 30-40 cm. Kemudian, buat lubang tanam untuk benih budidaya buncis.

Caranya, bentuk lah dua baris degan jarak baris 50-60 dan di dalam baris berukuran 30 cm. Jika anda memiliki lahan miring dan sedikit berbatu maka sesuaikan bedengan anda dengan kapasitas lahan anda.

Agar hasil tanaman budidaya buncis yang diperoleh lebih baik, masukkan pupuk kandang, pupuk kompos atau bahan pupuk organik lainnya ke dalam lubang tanam. Berikan sedikit pupuk dasar, kira-kira satu genggam, ke dalam lubang tanam benih budidaya buncis. 

(dari berbagai sumber)

loading…

>

Tags: analisis budidaya buncis, artikel cara budidaya buncis, budi daya buncis, budidaya buncis hidroponik, budidaya buncis pdf, cara bikin buncis, makalah budidaya buncis, tutorial budidaya buncis
Advertisements
Categories: Budidaya Buncis

Artikel Terkait Lainnya

Kacang buncis atau buncis merupakan tanaman sayuran buah semusim yang termasuk dalam kelompok polong-polongan atau leguminosa. Buncis atau kacang buncis dalam bahasa latin disebut Phaseolus vulgaris, buah, biji dan daunnya dimanfaatkan sebagai bahan sayuran. Di Indonesia terdapat 2 type tanaman buncis, yaitu tipe merambat dan type tegak. Tanaman buncis tipe tegak memiliki batang yang pendek […]

Metode Sloping Agriculture Land Technology (SALT) merupakan salah satu teknik untuk menata lahan miring yang diperuntukan bagi kegiatan pertanian. Selama ini pemanfaatan lahan miring dalam bentuk kebun dan sawah berundak diketahui memiliki resiko erosi dan tanah longsor yang tinggi. Sehingga banyak petani enggan memanfaatkan lahan miring untuk tanaman pangan, mereka hanya memanfaatkannya untuk tanaman keras. […]

Buncis atau Phaseolus vulgaris merupakan sayuran buah yang termasuk kedalam kelompok leguminosa. Budidaya buncis cocok dilakukan di dataran sedang hingga tinggi. Ketinggian ideal bagi tanaman ini adalah 1000-1500 meter dari permukaan laut dengan suhu 20-25oC. Namun, budidaya buncis masih bisa dilakukan di dataran rendah hingga 400 meter dari permukaan laut. Budidaya buncis memerlukan cahaya matahari […]

Pestisida organik merupakan ramuan obat-obatan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman yang dibuat dari bahan-bahan alami. Bahan-bahan untuk membuat pestisida organik diambil dari tumbuhan-tumbuhan, hewan dan mikroorganisme. Karena dibuat dari bahan-bahan yang terdapat di alam bebas, pestisida jenis ini lebih ramah lingkungan dan lebih aman bagi kesehatan manusia. Bila dibandingkan dengan pestisida kimia, pestisida organik […]

Antara kacang dan polong-polongan, keduanya berbeda. Akan teteapi ada kacang yang ternyata termasuk ke dalam jenis polong-polongan. Polong-polongan ini sendiri merupakan bagian dari keluarga tanaman biji-bijian yang berbentuk bulat atau agak popoh yang berbeda di dalam kelopak lunak atau agak keras. Dalam satu kelopak, biasanya terdapat beberapa biji. Polong-polongan dikonsumsi bagian bijinya, namun ada juga […]