JAKARTA (Pos Kota) – Sejak sepekan terakhir, harga cabai di Pasar Induk Kramatjati Jakarta Timur merangkak naik. Hujan yang terus turun yang menyebabkan harga kebutuhan pokok ini terus merangkak sehingga petani gagal panen.

Juleha (39), warga, mengatakan harga cabai terus naik bahkan mulai tak terkendali. Ia mengaku membeli cabai dengan harga Rp50 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya hanya berkisar Rp30 per kilogram. “Harga cabai naik terus, cuma ya harus tetap dibeli. Kalau nggak begitu jualan nasi saya nggak laku karena lauknya nggak pedas,” katanya, Kamis (23/11/2016).

Terus melambungnya harga cabe itu juga membuat Arini, pedagang lain, sedikit kewalahan. “sekitar dua minggu belakangan ini harga terus naik.
Satu kilo dari Rp28 ribu sampai sekarang ini harganya Rp50 ribu,” ujarnya.

Advertisements

Namun ia mengatakan tak bisa tidak membelinya. “Ya mau gimana lagi, cabai itu bahan wajib untuk masak. Tapi jadinya untung yang didapat cuma sedikit,” ujarnya.

Sugiyo, pedagang, mengatakan harga cabai menjadi mahal karena mulai seringnya turun hujan. “soalnya banyak petani gagal panen,” katanya.
(ifand/yp)

Advertisements