JAKARTA – Tingginya curah hujan berdampak sejumlah sayur mayur di sejumlah pasar naik cukup signifikan, khususnya untuk cabai merah keriting dan cabe merah besar.

Terlihat di sejumlah pedagang sayur mayur yang ada di Pasar PSPT, Tebet Timur. Harga cabe keriting dan cabe merah besar dibandrol antara Rp 70 hingga 75 ribu/kg.

Seperti diungkapkan oleh Ari,38, salah seorang Pasar PSPT Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Menurutnya memang sejak satu minggu terakhir ini sejumlan sayur mayur mengalami kenaikan antara Rp 5 hingga Rp 15 ribu/kg.

Advertisements

 Brian Pedagang telur Pasar PSPT Tebet Timur. (Wandi)

Brian, pedagang telur di Pasar PSPT Tebet Timur. (Wandi)

“Hujan yang masih sering terjadi akhir-akhir ini memang membuat sejumlah sayur mayur naik. Tapi yang paling tinggi cebe mereh keritin dan cebe merah  besar hampir Rp15/kg,” kata Ari, Sabtu (17/3).

Diungkapkan oleh pria asal Trenggalek, Jawa Timur, awalnya harga Cabe merah antara Rp50 hingga 55ribu/kg, tapi sekarang antara Rp70 hingga 75 ribu/kg. Begitu pula dengan kembang kol juga mengalami kenaikan dari Rp 20 naik menjadi Rp25 ribu.

Sementara itu harga telur pasca imlek malan mengalami penurunan dari harga Rp22ribu/kg sekarang menjadi Rp20 hingga 21 ribu. Hal ini dikatakan oleh Brian,30 pedagang Pasar PSPT Tebet Timur. “Memang pasca Imlek kemarin telur ayam negeri maupun kampung turun antara Rp1000 hingga 2000,” kata Brian.

Ketika ditanya viral terkait adanya telur palsu apakah omsetnya atau pembelinya turun. Dia mengaku tidak berpengaruh terhadap pembelinya. Bahkan jualan dalam sehari sebelum ada viral telur palsu maupun sesudah tetap normal seperti biasa.

“Tidak ada pengaruhnya, mungkin langganan saya percaya jadi sampai sekarang belum ada yang tanya soal telur palsu,”ujarnya.

Meski sampai saat ini dirinya belum pernah menemukan telur palsu, namun antisipasi tetap ia lakukan.  Meski begitu dirinya juga berharap mudah-mudahan tidak ada beredar di Jakarta. (Wandi/win)

Advertisements