JAKARTA –  Blusukan ke Pasar Lokbin Pedagang Kaki Lima di Jalan Malaka 1, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku sekaligus bernostalgia.

Pasalnya, dulu ketika masih menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga sempat mengunjungi pasar ini saat dilakukan renovasi.

“Ini kayak nostalgia, karena mungkin tujuh delapan bulan yang lalu saya hadir di lokbin, rorotan yang di depan, tapi sekarang ke belakang saya dikasih tahu oleh pak Udin di sini, sebagai koordinator ada 400 UKM yang waktu itu kita minta untuk dibina,” kata Sandiaga di lokasi, Minggu (13/1/2019).

Advertisements

Saat ini, lanjut Sandiaga, pendapatan para UMKM yang berjualan di Pasar Lokbin ini sudah mulai meningkat karena juga mendapat pelatihan

“Sekarang alhamdulilah peningkatan pendapatan sangat signifikan. Mereka memerlukan pemodalan sekitar Rp 5 juta per usaha modalnya dan harga-harga yang stabil,” kata Sandiaga.

Dia pun menanggapi salah satu keluhan pedagang yakni Jaenudin yang mengeluhkan kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok salah satunta tomat yang disebut mencapai Rp 17 ribu perkilogram. Sandiaga berjanji akan membenahi jalur distribusi pangan yang dia nilai ada kesalahan.

Pasalnya, pedagang pasar di sini mengeluhkan harga tomat yang naik sedangkan di wilayah Malang petani justru merugi karena harga tomat anjlok.

“Jadi ini nggak singkron menurut saya ada sistem distribusi yang salah di sini. Pemerintah harusnya bisa menjaga  harga-harga yang stabil terjangkau. Karena dilevel petani nya itu rendah, di Demak kemarin di buang cabainya. Sekarang cabe merah Di sini Rp 30 ribu lebih.  Disana harganya sangat rendah nah di sini pemerintah harus hadir,” tegas Sandiaga.

Prabowo-Sandi dia sebut akan fokus pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi masyarakat. (yendhi/tri)

Advertisements