< id="post-body-6053856404233262376" itemprop="description articleBody" readability="94.765855221012">
< class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: #333333; font-size: 13.3333px; text-align: center;">

Buah-buahan sangat baik untuk kesehatan karena mengandung vitamin, mineral, anti oksidan, serat, yang dibutuhkan tubuh dan baik bagi sistim pencernaan serta metabolisme tubuh. Banyak orang gemar mengkonsumsi buah-buahan segar, selain karena rasanya enak, kandungan nutrisi pada buah-buahan memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, dengan mengkonsumsi buah-buahan setiap hari dipercaya dapat menjaga kecantikan bagi wanita dan meningkatkan kebugaran tubuh pria. Sehingga tidak heran bila banyak orang membeli buah-buahan untuk dikonsumsi setiap hari sebagai menu makanan sehat. Bukan hanya bagi orang sehat saja, orang yang sedang terbaring sakit pun memerlukan buah-buahan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. Ini berarti bahwa buah-buahan sudah menjadi makanan yang wajib dikonsumsi dan pasti banyak dicari orang setiap harinya.

Advertisements

Berdasarkan kenyataan tersebut, kita dapat memanfaatkan suatu peluang bisnis yang menjanjikan dan bisa anda geluti. Dengan modal yang relative murah, tahan krisis, serta memberikan keuntungan yang lumayan, anda bisa menekuni bisnis menjual buah-buahan segar. Namun sebelum anda memutuskan untuk menekuni bisnis ini, sebaiknya anda perlu memahami beberapa hal penting seputar karakteristik dan teknik penyimpanan buah-buahan, sebagai berikut :

< style="text-align: justify;">

  • Buah-buahan termasuk makanan yang memiliki sifat mudah berubah rasa, warna, bau, tekstur, dll sehingga mudah rusak atau busuk bila salah dalam hal menyimpan dan menanganinya.
  • Buah-buahan yang terlalu lama disimpan akan busuk serta kurang segar, sehingga perlu diperhatikan kapan waktunya anda harus membeli stock buah agar tidak banyak merugi
  • Buah-buahan yang segar memiliki ciri-ciri : tidak lembek, harum sesuai aroma buah tersebut, dan warna sesuai khas buah tersebut. Misal jeruk berwarna orange, pisang berwarna kuning, apel berwarna merah, dsb
  • Ada buah-buahan tertentu yang bersifat musiman yang banyak atau bisa ditemukan pada pada musim tertentu saja, misalnya buah durian, rambutan, manggis, duku, cempedak, dsb
  • Beberapa jenis buah-buahan akan menghasilkan gas ethylene ketika dipanen misalnya buah pisang, papaya, mangga, apel, sawo, alpukat, dsb. Di satu sisi, gas inilah sebenarnya yang membuat buah jenis tersebut menjadi matang, namun di sisi lain juga bisa merusak buah-buahan lainnya yang sensitif terhadap gas tersebut. Itu sebabnya mengapa buah-buahan tersebut mesti diperam terlebih dahulu supaya matang. Buah jenis ini dikenal dengan istilah buah klimaterik. Sementara buah-buahan jenis non klimaterik, baru dapat dipanen saat sudah benar-benar matang, misalnya semangka, jeruk, nenas, anggur, dsb.
  • Teknik penyimpanan buah juga harus anda pahami karena hampir sebagian besar buah-buahan sangat sensitive dengan temperature udara. Ada buah yang harus disimpan dalam lemari pendingin atau di tempat yang sejuk dengan suhu 3 sampai 7 derajat celcius agar tetap segar dan ada buah yang bisa disimpan pada suhu ruangan, berikut beberapa contoh buah yang harus disimpan di lemari pendingin agar tahan lama:
  • · Mentimun, belimbing, harus disimpan dalam keadaan kering, dikemas dalam kantong plastik atau kantong kertas
  • · Buah apel, pear, plum, strawberry, anggur, cerry yang sudah matang sebaiknya dikemas dalam plastic yang diberi lubang udara
  • 7. Namun ada juga buah-buahan yang tidak perlu disimpan dalam lemari pendingin (cukup dalam ruangan), misalnya :
  • · Nenas, yakni dengan memotong daun yang berada di bagian paling atas, kemudian letakkan nenas dengan posisi terbalik.
  • · Jeruk dan markisa, bisa disimpan pada suhu ruangan asalkan ditaruh dalam kantong plastic yang diberi perekat (seperti plastic pada kartu undangan) atau pada kantong kertas.
  • · Mangga, melon, semangka, alpukat, papaya, jambu, sawo, salak, nangka, bisa disimpan pada suhu ruangan asalkan tidak terkena sinar matahari langsung. Untuk alpukat, jambu, sawo, sebaiknya dibungkus dengan kantong kertas.
  • · Pisang sebaiknya digantung karena jika diletakkan pada meja atau di rak, ada bagian buah pisang yang tertekan terlalu lama, dan berwarna hitam atau gelap serta terasa lembek jika dipegang. Ketika membeli pisang dari pemasok carilah yang masih menyisakan sedikit warna hijau (jangan kuning semua) agar bisa disimpan lebih lama dan matang secara alami.
  • 8. Buah-buahan yang belum matang jangan disimpan di dalam lemari pendingin karena memperlambat buah menjadi matang (masak). Buah-buahan seperti ini sebaiknya ditaruh pada rak buah misalnya mangga, apel, alpukat, dsb
  • 9. Periksa secara rutin buah-buahan yang disimpan, jika ada buah yang busuk segera dipisahkan dan dibuang, karena bakteri pada buah yang busuk dapat menyebabkan buah lain cepat menjadi busuk.
  • 10. Jika anda menyimpan buah-buahan dalam lemari pendingin, jaga kebersihannya dan segera buang buah yang busuk untuk mengurangi berkembang biaknya bakteri pada lemari pendingin. 

Nah dari uraian diatas, bila anda tertarik ingin menekuni bisnis ini yuk, agar Sukses Bisnis Menjual Buah-buahan Segar, berikut ini :

< style="text-align: justify;">

  • Cari lokasi strategis yang ramai lalu lalang orang, misalnya di pinggir jalan raya, dekat perumahan, perkantoran, sport center, tempat wisata, rumah sakit, pasar, dsb. Lokasi favorit terutama di sekitar rumah sakit, alasannya karena konsumen sering membeli buah-buahan segar sebagai buah tangan (oleh-oleh) saat membesuk orang yang sedang sakit. Lokasi favorit lainnya di sekitar perkantoran
  • Lakukan survey sebelum melakukan pembelian buah-buahan dari petani,pemasok atau pedagang pengumpul di sentra buah-buahan, agar diperoleh buah-buahan yang segar dan berkualitas baik sesuai harapan konsumen.
  • Buah-buahan yang anda jual adalah yang paling banyak dicari orang seperti : jeruk, apel, pear, anggur, pepaya, pisang, belimbing alpukat, mangga, melon, semangka, jambu, sawo, duku, strawberry, nenas, markisa, manggis, durian, rambutan, dsb.
  • Menyediakan peralatan yang dibutuhkan seperti rak buah (display), timbangan manual/digital, alat penyimpanan seperti kulkas buah atau freezer, dsb
  • Teknik pembuatan rak buah mesti diperhatikan mulai dari pemilihan bahan, background, warna dan teknik pencahayaan (lighting), termasuk cara penyusunan buah pada rak (display) harus tepat serta efisien (ergonomis), selain akan membuat tampilan buah terlihat segar dan menarik, juga akan memudahkan calon pembeli melihat buah yang akan dibeli. Anda bisa menambahkan cermin sebagai background rak sehingga ketika buah disusun terlihat ramai dan menarik.
  • Pilih buah dengan ringkat kematangan yang sedang, jangan terlalu masak atau terlalu mentah. Dengan menyediakan buah-buahan yang segar dan cukup kematangannya, toko anda akan sangat laris diserbu konsumen
  • Bersihkan buah yang anda beli dari pemasok dengan sikat atau ijuk, sehingga secara tampilan buah terlihat bersih, tanpa noda bekas getah, dan warnanya alami.
  • Sortir buah berdasarkan ukuran yang hampir sama, sehingga anda bisa menjual dengan harga yang berbeda sesuai ukuran. Cara lain, anda bisa juga melakukan sortir berdasarkan kualitas buah (premium, super atau standard)
  • Tentukan harga jual yang kompetitif, relative murah namun tetap berkualitas, sehingga konsumen anda semakin banyak setiap harinya. Tingkat keuntungan rata-rata yang bisa anda dapatkan sekitar 30 hingga 40 persen.
  • Jangan pernah menjual buah yang sudah busuk atau rusak karena pelanggan yang kecewa tidak akan membeli buah kembali dari toko anda
  • Sediakan buah-buahan sebagai tester, dan calon pembeli sebaiknya juga dipersilakan mencoba tester buah-buahan tersebut secara gratis.
  • Coba ide kreatif, dengan menawarkan parcel buah-buahan kepada konsumen yang membeli buah sebagai buah tangan (oleh-oleh). Sediakan keranjang buah dari anyaman rotan dengan berbagai ukuran, lalu isi dengan bermacam jenis buah sesuai permintaan konsumen, kemudian bungkus dengan plastic yang biasa digunakan untuk parcel. Dengan membuat parcel buah-buahan, selain praktis, menarik, juga terkesan berkelas, dan bagi anda sendiri tentunya bisa mendatangkan keuntungan tambahan karena biasanya harga jual parcel buah-buahan lebih mahal dibandingkan harga normal buah-buahan yang dibeli secara satuan tanpa kemasan.
  • Pasang papan nama berupa neon sign/neon box serta spanduk ukuran besar dengan warna yang menarik perhatian, sehingga membuat orang penasaran untuk mampir ke toko anda
  • Pasang papan petunjuk harga promo untuk buah-buahan tertentu yang ingin anda berikan penawaran discount. Misal: “Mangga Arum Manis, Harga Heboh Rp. 15.000,-/Kg” (hanya ilustrasi)

Jika anda memiliki space yang relative luas, tidak ada salahnya anda membuat bisnis turunan di lokasi yang sama yakni bisnis minuman jus buah. Sehingga jika konsumen ingin menikmati langsung jus dari buah-buahan yang dijual bisa anda layani. Disisi lain, tentunya ini akan menambah penghasilan buat anda. 

Jika anda berfikir untuk menyewa tempat strategis relative mahal dan anda tidak memiliki dana yang cukup, sementara anda sudah sangat ingin berbisnis buah-buahan, maka anda tidak usah khawatir karena solusinya anda hanya perlu menyediakan mobil pick up (bak terbuka) yang dimodifikasi untuk membawa dan sebagai rak buah-buahan yang akan dijual. Cari lokasi parkir di tempat yang teduh, strategis, serta tidak mengganggu arus lalu lintas, dan anda pun dapat berjualan buah-buahan dengan sistim mobile (berpindah tempat)

loading…

Incoming search terms:

  • bisnis buah

Advertisements